Menunggu Nasib Mourinho Pada Copa del Rey

25 Jan

Menunggu Nasib Mourinho Pada Copa del Rey
0 votes, 0.00 avg. rating (0% score)

Pembesut Barca Josep ‘Pep’ Guardiola pasti tak mau pasukannya kembali salah satu korban keagresifan punggawa Real Madrid. Karna itu, di laga sepasang rival, dini hari nanti, Pep Guardiola menyuruh anak didiknya supaya menjauhi kontak fisik yang berlebihan dengan pasukan Los Galacticos.
Barca akan menerima Madrid pada bagian kedua perempatfinal Copa del Rey/Piala Raja di kandangnya (Camp Nou), Kamis (26/1/2012) dini hari nanti. El Barca seperti disadari hanya membutuhkan hasil seri agar supaya melangkah ke semifinal, sebab mendapat keunggulan 2-1 di tempat Madrid pada paruh pertama, minggu lalu.
Menonton perjumpaan nanti, Guardiola berpikir permainan kemungkinan besar berlangsung keras. Madrid dipastikannya pasti bermain agresif supaya mengubah keadaan. Keadaan peperangan wajib kembali tersaji keras juga tak boleh dikesampingkan.
Sang arsitek tergambar tidak berharap masalah injakan tangan yang dibuat Pepe terhadap Messi kembali terulang. Karna itu, dia juga menyuruh anak asuhnya supaya bermain taktis juga semaksimal mungkin menghindari kontak dengan punggawa Los Merengues.
“Hal yang harus kami lakukan ialah bermain secara cepat. Bila kami main cepat, tetap mengoper bola kemudian menghindari bersentuhan, maka itu pasti lebih baik,” imbuhnya.
Lalu, Guardiola sekali lagi menyebut bahwa skuadnya belum tentu lolos, meskipun sebagian besar pendukung El Barca meyakini timnya akan kembali lagi membuat malu Madrid. Arsitek 41 tahun tersebut pun mengajak Barcelonista agar memadati stadion, harus serta menunjukkan sikap yang baik, yakni tidak mencemooh Jose Mourinho serta pemain Real Madrid.
“Aku mau berharap, stadion penuh sesak. Kamu dapat menyaksikan dua klub nomor satu menyajikan laga bagus. Yang lain tidak penting. Jadi, saya minta fans datang agar mendukung kami serta menikmati pertandingan kemudian menyingkirkan yang lainnya,” tutupnya.
Sang pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, mengatakan bahwa teamnya tetap mempunyai kesempatan untuk melaju dalam semifinal Copa del Rey. Mourinho juga melihat teamnya telah tampil mengagumkan sampai sekarang ini pada arena La Liga, serta yakin kehadirannya telah membuat Madrid menjadi lebih baik, ternyata semua itu menurutnya hilang karna kekalahan oleh Barcelona yang terlalu diperlihatkan.
Pelatih dari negara Portugal itu juga menyingkirkan anggapan Madrid lebih rendah daripada Barcelona. Menurut bekas arsitek Inter Milan, Chelsea, serta Porto itu, Madrid adalah team yang brilian, dan tak seburuk yang orang pikir.
“Kami kini mempunyai 5 nilai lebih banyak melawan tim yang oleh sebagian besar orang dinyatakan tim nomor satu di seantero jagad. Itu kenyataan bila kami tidak berlaga sejelek juga bermasalah seperti yang sebagian orang kira,” tutupnya.

Menunggu Nasib Mourinho Pada Copa del Rey
0 votes, 0.00 avg. rating (0% score)

Comments are closed.