Berharap Ketangguhan Pizarro Di Manchester City
2 Feb
David Pizarro hendak secepatnya ikut serta berlaga untuk The Citizens yang baru merekrutnya dari tim AS Roma. Apalagi Pizarro mengungkapkan berhasrat sekali mampu mendorong City merebut gelar Liga Primer Inggris.
Ketika hari terakhir pintu transfer musim dingin, Selasa (31/1/2012), Pizarro telah resmi diambil The Citizens dari Rorrema. Gelandang asal Chile
berumur 32 tahun ini berlaga sebagai status kontrak pinjam.
Pesepakbola yang diwaktu yanglalu sempat bergabung di bawah besutan pelatih City Roberto Mancini di Inter Milan itu kemungkinan besar dapat
langsung diturunkan nanti menghadapi Fulham di akhir minggu.
Pizarro, yang season ini sangat sedikit memperoleh kesempatan tampil di Roma, pun mengungkapkan sudah tak sabar agar dapat diturunkan serta
berperan serta untuk City dalam merebut titel kampiun liga.
“Diriku bugar serta siap berlaga di akhir minggu,” ungkap Pizarro di Sky Sports.
“Aku bergabung ketika City sedang memimpin klasemen dan mari kita berharap akan berakhir di situ,” lugas pesepakbola yang akan berbaju nomor punggung 8 di City itu.
City sekarang tetap bertengger pada puncak klasemen meskipun saat inisedang ditempel jawara kompetisi lalu MU yang punya angka setara.
Setelah merengkuh gelar ajang kompetisi tertinggi di Inggris dalam musim 1968, City belum mampu lagi merengkuhnya.
Di lain kesempatan, gagal mampu mendapatkan Carlos T?vez menuju AC Milan dalam bursa transfer season dingin ini, tidak mengecilkan asa tangan kanan pemilik AC Milan, Adriano
Galliani. Bahkan orang peringkat 2 di Milan itu tetap akan berusaha lagi, musim panas mendatang.
Walau AC Milan sudah mengambil attaccante lainnya, Maxi L?pez, Galliani terlihat tidak lega kalau tak mampu menggaet T?vez
dari Manchester City. Untuk itu, Galliani akan berusaha terus melaksanakan harapannya tersebut, walaupun diharuskan terhenti sementara sampai akhir musim.
“Soal T?vez, kami tak menginginkannya bergabung sekarang, apalagi ketika kami telah mendapatkan Maxi L?pez. Tapi, kita perhatikan
saja nanti pada musim panas, dikarenakan kini, pintu perpindahan telah akan tutup,”ungkapnya.
Sedangkan soal Maxi, Galliani yang secara hati-hati, memuji Maxi yang menjadi pilihan keduanya, Januari ini. Walau tak
terlalu senang, tapi Galliani pasti sedikit-banyak wajib mendengar si pelatih, Max Allegri yang memang puas memperoleh
bomber berkarakter seperti Maxi.
“So, Maxi menjelaskan waktu sekarang dengan masa depan yang terpenting untuk Milan. Arsitek kami merupakan penggemar berat Maxi, oleh karena
itu diriku wajib mendoakannya supaya berhasil di sini,” tutur Galliani, seperti diberitakan Emirates 24/7, Selasa (31/1/2012).



